UNBITA Gorontalo Gelar Asesmen Program RPL, Akui Pengalaman Jadi SKS

Oleh: Humas UNBITA | Tanggal: 12/09/2025 | dibaca 163 kali


Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo resmi membuka jalur masuk baru bagi calon mahasiswa melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tahun akademik 2025/2026. Melalui skema ini, pengalaman kerja, sertifikat pelatihan, hingga dokumen pendukung lainnya dapat dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS), sehingga memungkinkan mahasiswa mempercepat masa studinya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik UNBITA, Yahya Antu, menjelaskan bahwa RPL merupakan bentuk penghargaan terhadap pengalaman yang telah ditempuh masyarakat. Dengan portofolio dan rekam jejak kerja, mahasiswa bisa mendapatkan pengakuan mata kuliah tanpa harus mengulang pembelajaran yang sudah mereka kuasai.

Pelaksanaan asesmen RPL di UNBITA berlangsung selama tiga hari, 8–10 September 2025. Tim asesor melakukan verifikasi dokumen serta penilaian portofolio dari para pendaftar. Dari 15 orang yang mendaftar, 9 di antaranya dinyatakan memenuhi syarat, terdiri atas 7 calon mahasiswa program pascasarjana dan 2 calon mahasiswa program sarjana.

Yahya menambahkan, UNBITA mensyaratkan calon mahasiswa jalur RPL memiliki pengalaman kerja minimal lima tahun. Hal ini dianggap sebagai rentang waktu yang ideal untuk mengakumulasi pengalaman yang dapat dipertanggungjawabkan.

Mahasiswa yang lolos RPL nantinya akan mengikuti perkuliahan reguler bersama mahasiswa lainnya, dengan beban studi lebih ringan. Skema ini memungkinkan penyelesaian studi lebih cepat, yakni 1 tahun untuk program pascasarjana dan 2 tahun untuk program sarjana.

“RPL membuka peluang bagi masyarakat berpengalaman untuk melanjutkan pendidikan dengan cara yang lebih efisien. Mereka tidak perlu mengulang hal yang sudah dikuasai, namun tetap mendapatkan pengakuan akademik,” pungkas Yahya.

Baca juga: