UNBITA dan Kemenkum Gorontalo Perkuat Kolaborasi Akademik dan Pengembangan Hukum

Oleh: Admin UNBITA | Tanggal: 15/07/2025 | dibaca 184 kali


Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo terus memperluas jejaring kerja sama strategisnya dengan berbagai lembaga negara. Kali ini, UNBITA kembali menjalin kolaborasi resmi bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum) Provinsi Gorontalo. Kemitraan ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan budaya hukum yang kuat di lingkungan akademik serta memperluas cakupan peran kampus dalam pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan.

Prosesi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UNBITA dan Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo dilaksanakan dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UNBITA Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, M.Si., beserta jajaran pimpinan struktural kampus, serta Kepala Kanwil Kemenkum Gorontalo, Pagar Butar Butar, bersama tim. Penandatanganan ini menandai komitmen kedua lembaga dalam mewujudkan kerja sama lintas sektoral yang relevan dengan kebutuhan zaman dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenkum menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbukanya ruang kolaborasi dengan UNBITA. Ia menekankan bahwa kemitraan ini bukan semata bentuk administratif, melainkan langkah aktif dalam menghadirkan nilai-nilai hukum yang kontekstual dan aplikatif di tengah masyarakat. Menurutnya, UNBITA memiliki potensi akademik yang kuat untuk menjadi mitra dalam menyebarluaskan budaya hukum berbasis keilmuan.

“Kami tidak ingin hukum hanya dibicarakan di ruang sidang atau kantor, tapi hadir dalam ruang-ruang akademik dan komunitas masyarakat. Kolaborasi dengan UNBITA menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai hukum secara praktis dan bermartabat,” ujar Pagar Butar Butar.

Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, M.Si., menyambut kolaborasi ini sebagai bagian dari strategi penguatan akademik kampus, terlebih di Fakultas Hukum UNBITA yang baru memasuki usia tahun kedua. Menurutnya, sinergi dengan Kemenkum sangat penting dalam membuka akses terhadap pengalaman praktis, jaringan kelembagaan, serta pengembangan kurikulum yang selaras dengan dinamika hukum di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami bersyukur atas terbukanya kesempatan ini. Sebuah kehormatan besar bisa menjalin kerja sama dengan Kanwil Kemenkum Gorontalo. Kolaborasi ini akan memberikan energi baru dalam pembangunan mutu akademik, terutama di Fakultas Hukum UNBITA,” ungkap Rektor Ellys.

Sebagai bentuk tindak lanjut konkret dari kerja sama tersebut, kegiatan penandatanganan MoU di tingkat institusi kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Hukum UNBITA dan Kanwil Kemenkum Gorontalo. Tak hanya itu, turut pula dilakukan penandatanganan Implementation Agreement (IA) oleh Program Studi Hukum Bisnis, sebagai bentuk penguatan pelaksanaan teknis kolaborasi akademik dan riset di tingkat program studi. Ketiga penandatanganan ini dilakukan secara berurutan, menandai keseriusan UNBITA dan Kemenkum dalam membangun kerja sama yang menyeluruh dan berkelanjutan dari hulu hingga hilir.

Langkah ini juga merupakan bentuk penghargaan atas keberhasilan kolaborasi sebelumnya, yaitu penulisan dan peluncuran buku bersama berjudul “Integrasi Teori dan Praktek: Membangun Kapasitas Regulasi Daerah Provinsi Gorontalo”. Buku tersebut lahir dari hasil diskusi dan kesepahaman antara kedua belah pihak, yang kemudian disusun oleh tim akademik UNBITA sebagai wujud nyata kontribusi kampus dalam mendorong literasi hukum dan penguatan kapasitas kebijakan di daerah.

“Saya masih ingat, dalam pertemuan sebelumnya beliau menyampaikan keinginan agar kita membuat buku bersama. Tak butuh waktu lama, tim kami langsung merespons dan menyusun substansi. Hari ini, buku tersebut sudah kami pegang dan telah ditandatangani secara simbolik. Ini adalah contoh konkret sinergi akademik dan birokrasi,” tutur Rektor Ellys.

Lebih dari sekadar formalitas, Rektor UNBITA berharap agar kerja sama ini terus berkembang dan tidak terhenti pada satu periode kepemimpinan. Ia menginginkan agar hubungan kelembagaan ini tetap terjaga secara dinamis, bahkan bila terjadi rotasi jabatan atau perubahan struktural di lingkungan Kanwil Kemenkum.

“Kami sadar bahwa struktur birokrasi bisa berubah, tapi semangat kolaborasi ini harus tetap hidup. Kami sangat terbuka untuk terus berdiskusi dan melibatkan Bapak dan jajaran dalam berbagai forum ilmiah, penyusunan kebijakan, dan penguatan kurikulum,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Rektor Ellys menegaskan bahwa UNBITA siap menjadi mitra strategis dalam setiap agenda penguatan hukum, kebijakan, dan kapasitas regulatif di Gorontalo. Ia optimistis akan terus ada pertemuan dan inisiatif baru yang akan memperkaya ekosistem akademik di UNBITA.

“Insya Allah akan ada pertemuan ketiga, keempat, dan seterusnya. Kami sangat yakin, kontribusi Bapak dan seluruh tim Kemenkum akan terus memberi warna penting dalam perjalanan pengembangan akademik UNBITA, khususnya di bidang hukum,” pungkas Rektor Ellys Rachman dengan semangat.

Baca juga: