Kuliah Tak Hanya di Kelas: UNBITA Kirim Mahasiswa Kenali Birokrasi, Manajemen Bisnis dan Budaya Akademik di Jawa

Oleh: Admin UNBITA | Tanggal: 03/07/2025 | dibaca 132 kali


Gorontalo, 3 Juli 2025 — Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan berbasis pengalaman lapangan melalui kegiatan Kuliah Orientasi yang melibatkan puluhan mahasiswa dari Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial (FAIS). Program ini berlangsung sejak tanggal 2 hingga 10 Juli 2025 dengan menyasar beberapa kota besar di Pulau Jawa, yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Kediri. Kuliah orientasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa tentang dinamika pemerintahan daerah, pengelolaan administrasi publik, serta sistem pendidikan tinggi di luar wilayah Gorontalo, sekaligus memperkuat kompetensi bahasa dan komunikasi mahasiswa di Kampung Inggris, Pare, Kediri.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pendekatan pembelajaran yang menekankan integrasi antara teori di ruang kelas dan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa akan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah institusi pemerintahan, termasuk Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pemerintah Kota Surabaya, untuk mempelajari inovasi pelayanan publik dan manajemen tata kelola birokrasi. Selain itu, mereka juga dijadwalkan mengikuti dialog akademik di perguruan tinggi mitra guna memperluas wawasan dan jejaring akademik nasional. Di akhir rangkaian kegiatan, mahasiswa akan mengikuti pelatihan komunikasi dan bahasa Inggris intensif di Kampung Inggris Kediri sebagai bekal penting menghadapi era globalisasi dan dunia kerja.

Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman nyata dan kepekaan sosial terhadap dinamika pemerintahan serta keberagaman budaya Indonesia. Menurutnya, proses pembelajaran tidak seharusnya dibatasi oleh tembok kelas semata.

“Kami ingin mahasiswa UNBITA menjadi individu yang terbuka terhadap lingkungan, mampu melihat langsung praktik-praktik kebijakan publik, serta memiliki keberanian dan kemampuan beradaptasi di luar zona nyamannya. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas lulusan UNBITA ke depan,” tutur Rektor Ellys.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial, Kurniadi K. Hasan, S.E., M.AP., yang ikut mendampingi rombongan mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Ia menjelaskan bahwa kuliah orientasi ini merupakan wujud konkret dari kurikulum yang menuntut mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan menganalisis dan mengevaluasi langsung kondisi riil pemerintahan dan institusi pendidikan.

“Di Yogyakarta dan Surabaya, mahasiswa akan bertemu langsung dengan para birokrat dan melihat inovasi pelayanan publik. Sementara di Kampung Inggris, mereka akan diasah kemampuan komunikasinya dalam bahasa Inggris dan public speaking. Semua ini akan menjadi bekal penting saat mereka terjun ke dunia kerja atau melanjutkan studi,” jelasnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat sejak masa persiapan hingga hari keberangkatan. Mereka telah dibekali dengan materi pendahuluan dan arahan teknis untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberi manfaat maksimal. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kolaborasi, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan pada diri para peserta. Selain itu, momen interaksi langsung dengan berbagai budaya dan sistem pemerintahan di daerah tujuan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.

Baca juga: