Kolaborasi Kemenkum dan Fakultas Hukum UNBITA Luncurkan Buku “Integrasi Teori & Praktek” untuk Penguatan Regulasi Daerah

Oleh: Admin UNBITA | Tanggal: 17/07/2025 | dibaca 174 kali


Gorontalo, 17 Juli 2025 — Sebuah karya intelektual dan praktis lahir dari kolaborasi strategis antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo dan Fakultas Hukum Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo, dengan diterbitkannya buku berjudul “Integrasi Teori & Praktek: Membangun Kapasitas Regulasi di Daerah Provinsi Gorontalo.” Buku ini diharapkan menjadi kontribusi penting dalam mendorong sistem regulasi yang lebih adaptif dan berkeadilan di tingkat lokal.

“Buku ini merupakan hasil sinergi yang kami dorong agar tidak hanya menjadi dokumen ilmiah, tetapi juga menjadi acuan konkret bagi pembuat kebijakan di daerah,” ujar Arif Mahfudin Ibrahim, S.H., M.H, Dekan Fakultas Hukum UNBITA.

Disusun oleh para akademisi dan praktisi hukum, buku ini memuat perpaduan antara kajian ilmiah dan pengalaman lapangan dalam membentuk dan menata regulasi yang relevan dengan konteks sosial, budaya, dan ekonomi Provinsi Gorontalo. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan pentingnya integrasi antara teori hukum dan dinamika kebijakan publik.

“Kami melihat adanya kesenjangan antara teori di ruang kelas dan realitas peraturan di lapangan. Buku ini hadir untuk menjembatani itu, dengan pendekatan yang membumi dan aplikatif,” terang Sri Wahyuni Moha, S.H., M.H, Ketua Program Studi Hukum Bisnis UNBITA.

Penerbitan buku ini juga menandai langkah nyata Fakultas Hukum UNBITA dalam memperluas peran perguruan tinggi, bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghasilkan gagasan, kritik, dan solusi atas berbagai persoalan hukum dan kebijakan daerah.

“Kami percaya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mengajar, tapi juga berperan aktif dalam membentuk arah kebijakan publik. Melalui buku ini, kami ingin berkontribusi lebih luas terhadap tata kelola hukum di Gorontalo,” tegas Arif Mahfudin Ibrahim.

Buku “Integrasi Teori & Praktek” akan menjadi referensi penting bagi mahasiswa, dosen, praktisi hukum, ASN, serta para pengambil keputusan di daerah. Materinya meliputi prinsip perumusan regulasi, studi kasus lokal, hingga strategi peningkatan kapasitas kelembagaan dalam membuat regulasi yang partisipatif dan tepat sasaran.

“Buku ini bukan hanya bacaan akademik, tapi juga alat bantu teknis bagi siapapun yang terlibat dalam proses perancangan peraturan daerah. Harapan kami, buku ini dimanfaatkan secara luas oleh stakeholder di Gorontalo,” tutup Sri Wahyuni Moha.

Baca juga: