Dr Ellys Rachman, Ketua IAPA Go-Sulut ikut serta dalam workshop Kurikulum Administrasi Publik UNG

Oleh: Admin UNBITA | Tanggal: 25/08/2025 | dibaca 190 kali


Rektor Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Indonesian Association for Public Administration (IAPA) Wilayah Gorontalo–Sulawesi Utara, Dr. Ellys Rachman, M.Si, turut hadir dalam Workshop Kurikulum Administrasi Publik yang digelar Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Gedung Kuliah Pascasarjana, 25 Agustus 2025

Keterlibatan Dr. Ellys menegaskan posisi IAPA sebagai mitra strategis dalam pengembangan kurikulum, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, asosiasi profesi, alumni, dan stakeholder dalam memajukan pendidikan Administrasi Publik di Gorontalo.

Dalam keterangannya, Dr. Ellys menyampaikan apresiasi atas inisiatif UNG melaksanakan workshop kurikulum. Menurutnya, kegiatan ini adalah langkah nyata pemutakhiran ilmu Administrasi Publik baik secara teoritis maupun praktis.

“Workshop Kurikulum Administrasi Publik UNG merupakan langkah penting memperkuat sinergi akademisi, alumni, dan stakeholder. Dengan melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan, akan tercipta ekosistem akademik yang ilmiah sekaligus relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, forum ini menjadi ruang strategis untuk menjembatani dunia kampus dengan kebutuhan birokrasi modern dan masyarakat. “Kurikulum harus membumi agar relevan, sekaligus visioner agar mampu memandu arah perubahan. Administrasi publik bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan bagaimana menghadirkan kebijakan inklusif, pelayanan publik yang responsif, dan tata kelola yang berintegritas,” tegasnya.

Kegiatan ini semakin bermakna dengan hadirnya Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk, M.Si, Kepala Lembaga Akreditasi Mandiri Ilmu Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) sekaligus Guru Besar Universitas Brawijaya, Malang.

Sebagai narasumber utama, Prof. Muluk memaparkan standar akreditasi terbaru, arah pengembangan kurikulum Administrasi Publik, serta strategi menghadapi tantangan global. Kehadiran tokoh nasional ini dinilai Dr. Ellys sangat memperkaya substansi workshop.

“Paparan Prof. Muluk membuka wawasan kita bahwa kurikulum harus mampu merespons isu-isu kontemporer, mulai dari transformasi digital, transparansi tata kelola, hingga tuntutan good governance dan open government,” tutur Dr. Ellys.

Workshop yang berlangsung secara hybrid ini melibatkan mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. Diskusi teknis dipandu oleh Dr. Yakob Noho Nani, S.Pd., M.Si (Ketua Jurusan S1 Administrasi Publik), Dr. Rustam Tohopi, S.Pd., M.Si (Koordinator Magister), dan Dr. Yanti Aneta, S.Pd., M.Si (Koordinator Doktor Administrasi Publik).

Kegiatan dibuka resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si, serta dihadiri Dekan FIS, Dr. Zuchri Abdussamad, S.I.K., M.Si dan Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Ir. Mahludin H. Baruwadi, M.P.

Dr. Ellys menegaskan, IAPA melalui jejaring nasional dan internasionalnya siap mendukung UNG agar kurikulum Administrasi Publik tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga berdaya saing global.

“Kolaborasi adalah kunci. Pendidikan Administrasi Publik tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus selalu terhubung dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan bangsa. Dari sinilah akan lahir generasi administrator publik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan mampu membawa perubahan nyata,” pungkasnya.

Baca juga: