BERSAMA ADRI, UNBITA MEMBINGKAI KEMITRAAN

Oleh: Humas UNBITA | Tanggal: 01/09/2022 | dibaca 363 kali


Perguruan tinggi nasional juga harus menghadapi tantangan dari berbagai hal seperti pemeringkatan, revolusi industri dan masyarakat 5.0, serta kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

Di samping itu, perguruan tinggi tak boleh lupa dengan komunitas/masyarakat profesi maupun ilmu. Berbagai asosiasi profesi, ilmu, dan secara khusus juga masyarakat ekonomi, menjadi salah satu sarana perguruan tinggi dalam berkolaborasi maupun komunikasi mengarungi perkembangan di bidang masing-masing.

Hal ini untuk membentuk ekosistem kemitraan strategis antara perguruan tinggi, perguruan tinggi lain, industri, pemerintah, masyarakat profesi/organisasi nonprofit, lembaga keuangan, dan/atau elemen lainnya dalam merespon tantangan lingkungan dan persaingan.

Inilah yang sedang digalakkan oleh Universitas Bina Taruna Gorontalo dewasa ini. Menurut rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, visi unbita adalah “berkarakter, inovatif, berdaya saing dan humanis” (menjadi kampus yang berkarakter keilmuan, inovatif dalam pengembangan ipteks, memiliki lingkungan humanis dan berdaya saing di tahun 2029) misi : menghasilkan lulusan yang memiliki karakter dan kepribadian yang didasari iman dan taqwa.

Untuk mendukung itu pada hari kamis 1 September Universitas Bina Taruna Gorontalo melakukan penandatangan kerja sama dengan Universitas Abdurahman Saleh Situbondo. Hadir sebagai mediator Sekretaris Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia DPD Gorontalo, Prof. Dr. Abdul Rahmat, M.Pd.

ADRI selama ini terus konsisten salah satunya menjadikan berbagai variabel yang ada pada Indikator Kinerja Utama (IKU), penilaian pemeringkatan nasional, dan QS sebagai rujukan kinerja. Hal ini selaras dengan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yaitu untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Baca juga: