Rektor UNBITA dan Kepala BKKBN Gorontalo Temui Wakil Gubernur: Kolaborasi Pentahelix Diperkuat

Oleh: Admin UNBITA | Tanggal: 06/05/2025 | dibaca 110 kali


Gorontalo, 22 April 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi multipihak untuk pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan, Rektor Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo, Ir. D. Tino Tandaju, S.T., M.Erg., melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H., pada Selasa (22/4/2025) di Kantor Gubernur Gorontalo.

Pertemuan ini membahas sejumlah agenda strategis, termasuk rencana pelaksanaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2025. Salah satu program unggulan dalam peringatan Harganas tahun ini adalah peluncuran Program 1000 Orang Tua Asuh, sebagai bentuk gotong royong untuk menekan angka stunting dan mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera di Provinsi Gorontalo.

Dalam audiensi tersebut, Rektor UNBITA menegaskan komitmen penuh institusinya untuk mendukung program tersebut. Ia menyampaikan bahwa persoalan stunting dan akses pendidikan merupakan dua tantangan besar yang saling berkaitan dan memerlukan pendekatan kolaboratif lintas sektor.

“Program 1000 Orang Tua Asuh bukan sekadar kegiatan simbolik, tetapi bentuk konkret kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. UNBITA siap mengambil peran aktif, baik melalui dosen, mahasiswa, maupun program pengabdian masyarakat,” ujar Dr. Ellys Rachman.

Lebih lanjut, Rektor UNBITA mengungkapkan bahwa pihaknya akan terlibat dalam kegiatan edukasi publik, pemetaan wilayah prioritas, serta mendorong keterlibatan alumni dan sivitas akademika sebagai relawan maupun donatur dalam mendukung keberlanjutan program.

“Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Lewat dukungan terhadap pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, kami percaya dapat membuka jalan bagi mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi,” tambahnya.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Wakil Gubernur ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Harganas 2025. Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat direncanakan akan terlibat dalam rangkaian kegiatan, termasuk komunitas, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, dan pelaku usaha.

Wakil Gubernur Gorontalo, Dra. Hj. Idah Syahidah, menyambut positif inisiatif ini dan menekankan pentingnya keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui pendekatan pentahelix, program 1000 Orang Tua Asuh menjadi wujud nyata peran aktif perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial. UNBITA berkomitmen untuk mengintegrasikan pendekatan berbasis riset dan data dalam implementasi program, guna memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran.“Kami ingin menjadi universitas yang berdampak, yang tidak hanya tumbuh secara institusional, tetapi juga turut menumbuhkan masyarakat di sekitarnya. Lewat momentum Harganas ini, kita bisa memulai langkah besar dengan semangat gotong royong dan cinta keluarga,” pungkas Rektor Dr. Ellys Rachman.

Baca juga: