Mitra Strategis Tunjukkan Dukungan Nyata bagi Akreditasi Prodi Hukum Bisnis UNBITA

Oleh: Humas UNBITA | Tanggal: 13/05/2026 | dibaca 140 kali


Dukungan mitra kerja sama terhadap pengembangan Program Studi Hukum Bisnis Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) kembali ditegaskan dalam pelaksanaan Asesmen Lapangan Visitasi Akreditasi yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Universitas Bina Taruna Gorontalo. Kehadiran berbagai mitra strategis dalam proses asesmen menjadi bukti konsistensi kolaborasi antara dunia akademik dan dunia profesi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Dekan Fakultas Hukum UNBITA, Arif Mahfuddin Ibrahim, S.H., M.H., menegaskan bahwa keberlanjutan dan konsistensi dukungan mitra menjadi salah satu faktor penting dalam penguatan kualitas akademik dan pengembangan kompetensi mahasiswa.

“Kolaborasi dengan mitra kerja sama bukan hanya bersifat administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia profesi dan masyarakat,” ujar Arif Mahfuddin Ibrahim.

Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Gorontalo, Ivana Iring Restu Lahay, S.H., M.H., M.Kn., menyampaikan bahwa hubungan kemitraan dengan Program Studi Hukum Bisnis UNBITA selama ini berjalan secara aktif dan produktif, khususnya dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa di bidang hukum praktis.

“Kami melihat adanya komitmen yang kuat dari Program Studi Hukum Bisnis dalam membangun kualitas akademik dan memperkuat keterhubungan mahasiswa dengan praktik profesi hukum,” ungkap Ivana Iring Restu Lahay.

Arif Mahfuddin Ibrahim menjelaskan bahwa dukungan mitra selama ini diwujudkan melalui berbagai bentuk kerja sama seperti kuliah praktisi, pendampingan akademik, penguatan kompetensi profesi, hingga keterlibatan dalam kegiatan pengembangan mahasiswa.

“Kemitraan yang terjalin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami dinamika praktik hukum secara langsung sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan kontekstual,” tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Ivana Iring Restu Lahay menilai bahwa keterlibatan organisasi profesi dalam dunia pendidikan tinggi menjadi penting untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja.

“Perguruan tinggi dan organisasi profesi harus berjalan beriringan agar lulusan tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga memahami kebutuhan praktik di lapangan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan asesmen lapangan tersebut, dukungan mitra menjadi salah satu aspek yang mendapatkan perhatian karena mencerminkan tingkat keterhubungan program studi dengan stakeholder eksternal. Menurut Arif Mahfuddin Ibrahim, keberadaan mitra strategis menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kurikulum dan peningkatan mutu lulusan.

“Kami terus membangun jejaring kerja sama yang produktif agar proses pendidikan berjalan lebih adaptif terhadap perkembangan dunia hukum dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ivana Iring Restu Lahay kemudian menambahkan bahwa konsistensi komunikasi dan kolaborasi yang dibangun oleh Fakultas Hukum UNBITA menjadi salah satu alasan kuat bagi mitra untuk terus memberikan dukungan.

“Kami melihat adanya keseriusan institusi dalam menjaga kualitas pendidikan dan keterbukaan terhadap penguatan kolaborasi lintas profesi,” katanya.

Lebih lanjut, Arif Mahfuddin Ibrahim menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan hanya menjadi proses evaluasi mutu, tetapi juga momentum memperlihatkan kekuatan sinergi antara perguruan tinggi dan mitra eksternal dalam mendukung pengembangan pendidikan hukum.

“Kualitas program studi tidak hanya dibangun dari internal kampus, tetapi juga dari kekuatan kolaborasi dengan berbagai stakeholder yang relevan,” ungkapnya.

Mendukung pernyataan tersebut, Ivana Iring Restu Lahay menilai bahwa Program Studi Hukum Bisnis UNBITA memiliki potensi besar untuk terus berkembang karena didukung oleh jejaring kemitraan yang aktif dan responsif.

“Kolaborasi yang terbangun secara konsisten akan menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas lulusan dan reputasi akademik program studi,” tambahnya.

Arif Mahfuddin Ibrahim juga menekankan bahwa penguatan hubungan kemitraan akan terus menjadi prioritas dalam pengembangan Fakultas Hukum UNBITA ke depan.

“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa memperoleh pengalaman akademik dan profesional yang seimbang melalui dukungan mitra yang kompeten di bidangnya,” katanya.

Menutup kegiatan tersebut, Arif Mahfuddin Ibrahim berharap dukungan mitra kerja sama dapat terus diperkuat sebagai bagian dari pengembangan mutu akademik dan peningkatan daya saing lulusan.

“Sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan mitra profesi akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pendidikan hukum yang berkualitas dan relevan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ivana Iring Restu Lahay menegaskan komitmen Ikatan Notaris Indonesia Provinsi Gorontalo untuk terus mendukung pengembangan pendidikan hukum di lingkungan UNBITA.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan mampu melahirkan lulusan hukum yang profesional, adaptif, dan berintegritas,” tutupnya.

Baca juga: