KIP Kuliah, Amanah untuk Masa Depan: UNBITA Siap Mengawal

Oleh: Admin UNBITA | Tanggal: 15/07/2025 | dibaca 179 kali


Gorontalo, 15 Juli 2026 – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo menegaskan komitmennya dalam mengawal program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) sebagai bentuk amanah negara dalam membuka akses pendidikan tinggi yang adil dan merata bagi seluruh anak bangsa. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Penyaluran dan Pengelolaan KIP Kuliah yang diselenggarakan oleh Tim Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi di Aula David Bobihoe, Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XVI, sebagai bentuk kesungguhan bersama dalam menjalankan amanah besar tersebut secara bertanggung jawab dan transparan.

Sebagai narasumber utama, Dr. Abdul Kahar, M.Pd. dari Puslapdik menekankan bahwa KIP Kuliah bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan instrumen strategis negara untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan tinggi. Ia mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, lebih dari 844.714 mahasiswa aktif telah menjadi penerima manfaat KIP Kuliah.

“Ini bukan hanya angka, tapi sebuah amanah besar. Setiap anak Indonesia berberprestasi terlepas dari latar belakang ekonomi, mereka harus mendapatkan kesempatan kuliah di kampus dan program studi berkualitas,” ujar Dr. Kahar.

Ia juga menguraikan secara rinci berbagai aspek teknis yang harus diperhatikan dalam penyaluran KIP Kuliah, mulai dari seleksi penerima yang ketat, prioritas berdasarkan latar belakang ekonomi dan prestasi akademik, hingga sistem pengawasan internal untuk mencegah penyimpangan.

Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, menyambut baik kegiatan tersebut sebagai forum penting untuk memperkuat sinergi dan pemahaman kebijakan antarperguruan tinggi dan pemerintah.

“Bagi kami di UNBITA, KIP Kuliah adalah amanah yang harus kami kawal dengan sebaik-baiknya. Ini bukan hanya soal bantuan biaya, tapi tentang menyelamatkan masa depan anak-anak bangsa,” tegas Rektor Ellys.

Ia menjelaskan bahwa UNBITA telah menyiapkan sistem pendataan dan verifikasi yang ketat untuk memastikan bahwa hanya mahasiswa yang benar-benar membutuhkan dan berkomitmen secara akademik yang menerima manfaat program ini.

“Kami tidak hanya mengawal proses penyaluran, tapi juga mendampingi mahasiswa dalam proses akademiknya. Ada monitoring prestasi dan evaluasi rutin agar program ini benar-benar berdampak,” jelasnya.

Selain itu, Rektor Ellys juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan dari Puslapdik serta LLDIKTI Wilayah XVI yang terus menguatkan kapasitas perguruan tinggi dalam mengelola KIP Kuliah secara akuntabel.

“Kami percaya bahwa amanah ini akan menjadi kekuatan besar untuk mencetak generasi unggul. Dan selama UNBITA dipercaya, kami akan terus menjaga integritas dalam setiap prosesnya,” tutupnya dengan penuh optimisme.

Baca juga: