Hadiri Kongres IAPA Rektor UNBITA Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Publik Berkelas Dunia

Oleh: Humas UNBITA | Tanggal: 06/11/2025 | dibaca 153 kali


Rektor Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., menjadi salah satu tokoh penting yang berpartisipasi dalam Kongres dan Konferensi Tahunan Indonesian Association for Public Administration (IAPA) 2025 yang berlangsung di Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 27–30 Oktober 2025.

Forum berskala internasional tersebut mengangkat tema “Indigenous Public Administration: Bridging Tradition, Innovation, and Governance for a World-Class Public Sector”, dan menghadirkan para akademisi, peneliti, birokrat, serta praktisi administrasi publik dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir pula delegasi internasional dari Norwegia, Korea Selatan, Filipina, dan Timor Leste.

Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IAPA Gorontalo–Sulawesi Utara, Dr. Ellys menekankan bahwa IAPA memiliki peran strategis dalam memperkuat keilmuan dan praktik administrasi publik di Indonesia.

“Kongres ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan gagasan lintas wilayah. Kualitas tata kelola pemerintahan di masa depan akan sangat bergantung pada bagaimana komunitas akademik seperti IAPA mampu menghadirkan riset dan inovasi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar Dr. Ellys.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penguatan jejaring antarperguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah penting dalam membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas.

“Ilmu administrasi publik tidak boleh berhenti di ruang kuliah. IAPA Gorontalo–Sulut berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan publik, mengembangkan kebijakan berbasis data, dan menumbuhkan budaya birokrasi yang transparan,” tegasnya.

Dalam rangkaian kegiatan kongres tersebut, Rektor UNBITA juga berpartisipasi dalam berbagai forum strategis seperti Governance Leaders Forum dan International Academic Forum yang membahas isu-isu krusial, mulai dari reformasi birokrasi, transformasi digital pemerintahan, hingga integrasi kearifan lokal dalam tata kelola publik modern.

Dr. Ellys menilai keikutsertaan UNBITA dalam forum internasional ini menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional maupun global.

“UNBITA tidak hanya berfokus mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi nyata bagi bangsa. Melalui IAPA, kami ingin memperkuat diplomasi akademik yang membawa nama baik daerah dan berkontribusi terhadap pengembangan kebijakan publik nasional,” pungkasnya.

Baca juga: